Minggu, 02 Oktober 2011

Reportase Perkuliahan Pertama Pertemuan Keempat

Manajemen Pelatihan

Reportase Perkuliahan Pertama Pertemuan Keempat ini didapat dari hasil perkuliahan pada tanggal 26 September 2011 bertempat di ruang 306 yaitu mata kuliah Manajemen Pelatihan bersama dosen kami, Pak Amril (begitu sapaan kami).
Menurut Nitisemito (1996:35), mendefinisikan pelatihan atau training sebagai suatu kegiatan yang bermaksud untuk memperbaiki dan mengembangkan sikap, tingkah laku ketrampilan, dan pengetahuan dari karyawannya sesuai dengan keinginan perusahaan. Dengan demikian, pelatihan yang dimaksudkan adalah pelatihan dalam pengertian yang luas, tidak terbatas hanya untuk mengembangkan ketrampilan semata-mata. Bagaimana mendesign pelatihan agar sesuai dengan kebutuhan peserta dan mengapa pelatihan itu dilakukan, adalah kunci pembahasan kali ini..

1.       Mengapa perlu dilakukan pelatihan???
Ada kesenjangan antara kinerja aktual dengan kinerja ideal
Orang bekerja tidak sesuai dengan target, itulah yang disebut dengan kinerja aktual sedangkan bekerja mencapai target/sasaran disebut kinerja ideal. Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi kesenjangan itu terjadi?
a) Ketidakmampuan, misalnya ketidakmampuan dalam hal teknis atau pengoperasian Ms. Office
b)     Kesenjangan perilaku, misalnya sikap kurang displin karyawan yang kemudian ada program dari pemimpin untuk memberikan pelatihan militer
c)      Karena pegawai baru, sehingga membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan lingkup pekerjaan
d)     Penggunaan teknologi baru :
      - baru, karena tidak tahu
      - baru, karena perkembangan zaman yang semakin canggih
e)     Membangun budaya, atau yang lebih dikenal dengan istilah corporate culture. Corporate culture adalah bagaimana membentuk budaya perusahaan supaya berbeda, misalnya ada pembeda antara perusahaan A dan B walaupun sama-sama bergerak di bidang jasa. Pembeda itu nanti yang akan menjadi nilai bangun perusahaan tersebut. Contoh corporate culture yaitu slogan slogan perusahaan seperti Nokia dengan Connecting people.
f)       Promosi, mutasi : Perpindahan pada jenjang yang setara.

2.      Bagaimanakah mendesign pelatihan sesuai dengan kebutuhan???
A.     Identifikasi Kebutuhan
1)     Identifikasi masalah, apa yang menjadi masalah sehingga kinerja karyawan menurun, apakah karena kemampuan terbatas, semangat kerja berkurang, atau karena penggunaan teknologi yang baru. Penting untuk kita mengetahui betul duduk permasalahannya, supaya kita tahu solusi apa yang tepat kita ambil.
2)     Analisis pekerjaan itu sendiri, misalnya pada job description dan job specification seorang karyawan harus jelas. Begitu juga pada saat proses rekruitmen, perhatikan background calon karyawan
3)     Identifikasi target pelatihan, siapa yang menjadi target? Jika pelatihan berbasis pendidikan, mahasiswa pendidikanlah yang menjadi target utama. Ada relevansi antara jenis pelatihan dengan target
4)     Analisis kebutuhan pelatihan, bagaimana kita mengetahui ada masalah? Caranya adalah dengan hal-hal di bawah ini:
·         Lakukan survey, apakah masalahnya, apakah motivasi yang rendah, malas, atau dll
·         Pengamatan, kita lihat langsung atau lewat catatan atasan, biasanya atasan memiliki catatan tersendiri mengenai karyawannya
·         Studi dokumen, penilaian kerja
·         Wawancara, bisa lebih explore dalam mengetahui masalah karyawan

B.     Menata Sasaran (objectives setting)
1)     Syarat awal : mencakup fisik, sikap. Contoh: costumer service, harus ramah, murah senyum, komunikatif
2)     Menata tujuan pelatihan
Sasaran yang jelas, membuat motivasi dan arah yang jelas
3)     Design ujian (test) pelatihan
Marancang tes pelatihan sesuai kemampuan
4)     Valid Tujuan
Valid atau tidak, pelatihannya ? Jika tidak valid, hasilnya sia-sia (mubajir). Proses validisasi, itu untuk memberikan informasi bagaimana kita melakukannya .
Dari segi pengadaan pelatihan, perhatikan siapa sumber yang memberi pelatihan, kamapuan sumber, biaya,dll.

C.      Proses design Pelatihan/ Pembelajaran
Pada tahap ini kita berbicara mengenai cara melakukan pelatihan dan strategi apa dalam melakukan pelatihan.
1)     Design Instruction
Waktu pelatihan singkat, sehingga difokuskan pada pemberianmateri keterampilan/skill
2)     Bahan dan alat alat test pelatihan
Disiapkan bahan dan alat alat yang digunakan agar tidak mengganggu jalannya pelatihan
3)     Bahan dan alat alat yang disiapkan.

D.     Implementasi
1)     Merencanakan fasilitas pelatihan
           Fasilitas pelatihan : ruangan belajar, ATK, laptop LCD
Fasilitas penginapan jika butuh, disiapkan letak yang tidak jauh dari ruang pelatihan
2)     Seleksi dan training untuk pelatih pelatihan sepakat sesuai standar pelatihan
      3) Seleksi peserta pelatihan
Ada seleksi yang bersifat administrasi ada yang bersifat kemampuan
4)     Pelaksanaan pelatihan sesuai waktu, tempat, pelatihan yang telah ditetapkan.

E.      Evaluasi : Mengetahui sesuai tidak implementasi dengan tujuan awal
1)     Menganalisis prestasi yang dicapai, yaitu dengan mengadakan tes sebelum dan sesudah pelatihan. Sasarannya : dari jumlah, waktu
2)     Menganalisis performance kerja dari peserta pelatihan setelah dia bekerja, dilihat apakah ada perubahan dari peserta pelatihan
3)     Menghitung biaya, sepadan atau tidak.

Nova Zaline
MP Non Reg 1445096081

Tidak ada komentar:

Posting Komentar