Reportase perkuliahan pada hari Rabu, 11 Mei 2011
Siang itu seperti hari rabu biasanya, adalah perkuliahan Manajemen Pemasaran Jasa Pendidikan bersama Bapak Amril. Setelah beberapa kali pertemuan libur, kini akan dilanjutkan pada pembahasan PRICE.
A. PRICE dan PRICING
Price atau penetapan harga adalah sejumlah uang yang ditukarkan untuk memperoleh suatu produk/sejumlah nilai yang digunakan untuk memperoleh manfaat dari pemilikan atau penggunaan jasa. Sedangkan pricing adalah proses penetapan harga. Ada dua factor pertimbangan dalam menetapkan harga (pricing), yaitu: factor internal dan factor eksternal.
1. Faktor internal
Faktor internal adalah faktor-faktor yang ada dalam sebuah perusahaan/organisasi. Lalu, apa saja yang termasuk dalam faktor internal?? Berikut akan dipaparkan satu per satu.
a. Biaya (cost)
Biaya adalah seberapa jumlah uang yang harus dikeluarkan untuk menghasilkan suatu barang beserta dengan laba yang diinginkan, dimana mencakup bahan baku (BB), tenaga kerja langsung (TKL), overhead (OH), dan laba.
b. Marketing Mix Strategi
Dalam hal ini maksudnya adalah barang yang sama kemudian dijual di tempat yang berbeda, tentu akan mengalami perbedaan harga juga.
c. Marketing Obyektif (Tujuan Pemasaran)
Setiap perusahaan atau organisasi memiliki marketing obyektif yang berbeda-beda, seperti UNJ misalnya, dengan biaya semester mahasiswa sebenarnya masih tidak cukup (rugi), namun tujuan UNJ bukan mencari untung tetapi lebih kea rah bagaimana memberikan pelayanan semaksimal mungkin pada masyarakat.
d. Organizational Consideration (Pertimbangan-pertimbangan organisasi)
Pertimbangan dalam hal ini meliputi sumber daya manusia, produk, kemasan yang terkait dengan outlet, dan coverage atau jangkauan.
2. Faktor Eksternal
Meliputi:
a. Market, berkaitan dengan market ada tiga sifat market:
1) Pure competition
Maksudnya adalah, benar-benar jujur dan bersih dalam berjualan.
2) Monopoli
Maksudnya adalah, karena hanya dia yang berjualan atau memproduksi suatu produk, hak penuh ada di tangan si penjual (terserah dia). Sebagai contoh adalah PLN.
3) Oligarki
Maksudnya adalah, beberapa perusahaan bekerja sama dalam menyepakati harga suatu produk (kompakan).
b. Demand (permintaan)
Berhubungan dengan bunyi hukum permintaan, “ketika permintaan naik supplai tetap, harga naik dan ketika permintaan turun supplai tetap, harga turun.”
c. Competitor (pesaing)
d. Others external faktor seperti politik, sosial, hukum, ekonomi, dan geografi. Misalnya:
Politik: saat sedang kerusuhan, barang menjadi susah didapat sehingga harga naik.
Sosial: adanya larangan penjual makanan di area tertentu.
Hukum: adanya tuntutan halal, perusahaan melakukan pengecekan makanan dengan biaya yang cukup besar.
Ekonomi: dengan perbedaan kelas ekonomi, mengakibatkan perbedaan harga juga.
Geografi: biaya membayar jasa dari material, akan lebih mahal di daerah pegunungan dibandingkan dengan di pinggir jalan umum.
B. PRICING APPROACH
1. Cost Based Pricing
Pembuatan harga dilihat dari harga pokoknya. Makin murah dan banyak produksinya, maka harga makin murah.
2. Value Based Pricing
Pembuatan harga dilihat dari kelompok konsumennya (sasaran).
3. Competitor Based Pricing
Pembuatan harga tergantung pada pesaing, bagaimana memutuskan harga barang agar tidak rugi.
C. PRICE ADJUSMENT STRATEGIC
1. Discount (potongan harga) dan Allowance (tukar tambah)
2. Segmented Pricing (kelompoknya)
3. Psychological Pricing รจ References Pricing (informasi dari teman yang membeli suatu produk)
4. Promotional Pricing, harga yang diberikan dalam jangka waktu promosi.
5. Geographic Pricing
6. International Pricing
Tidak ada komentar:
Posting Komentar