Kamis, 09 Juni 2011

REPORT 13 (PERILAKU PELANGGAN)



Perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan. Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian. Untuk barang berharga jual rendah (low-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan mudah, sedangkan untuk barang berharga jual tinggi (high-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan dengan pertimbangan yang matang.
Pemahaman akan perilaku konsumen dapat diaplikasikan dalam beberapa hal, yang pertama adalah untuk merancang sebuah strategi pemasaran yang baik, misalnya menentukan kapan saat yang tepat perusahaan memberikan diskon untuk menarik pembeli.Kedua, perilaku konsumen dapat membantu pembuat keputusan membuat kebijakan publik. Misalnya dengan mengetahui bahwa konsumen akan banyak menggunakan transportasi saat lebaran, pembuat keputusan dapat merencanakan harga tiket transportasi di hari raya tersebut. Aplikasi ketiga adalah dalam hal pemasaran sosial (social marketing), yaitu penyebaran ide di antara konsumen. Dengan memahami sikap konsumen dalam menghadapi sesuatu, seseorang dapat menyebarkan ide dengan lebih cepat dan efektif. Bagaimana kita dapat mengetahui perilaku konsumen?? Adalah dengan Marketting Intellegence (mata-mata). Untuk mengupdate trend baru di masyarakat, perlu menggunakan marketing intelligence. Tujuan hal ini yaitu untuk memantau apakah tipe konsumen yang suka membeli atau tipe yang eksklusif.

Nama mahasiswi : Nova Zaline S.
No.reg              : 1445096081
Manajemen Pendidikan Non Reg 2009

REPORT 14 (KEPUASAN PELANGGAN)

Memuaskan pelanggan adalah hal yang bersifat susah-susah gampang. Mengapa demikian, karena pelanggan tidaklah 1 macam saja, perlu ada penyesuaian dengan semua macam tipe para pelanggan. Perkuliahan hari ini membahas mengenai kepuasan pelanggan, dimana kepuasan pelanggan adalah suatu respon yang diberikan para konsumen setelah terpenuhinya kebutuhan mereka akan sebuah produk ataupun jasa, sehingga para konsumen memperoleh rasa nyaman dan senang karena harapannya telah tercukupi. Keberhasilan strategi pemasaran suatu usaha dapat dicapai jika kepuasan pelanggan telah terpenuhi. Nahh, untuk memperoleh kepuasan pelanggan tidaklah mudah, karena tiap pelanggan memiliki tingkat kepuasan yang berbeda – beda walaupun membutuhkan produk yang sama. Proses pemenuhan kepuasan pelanggan tidak hanya membutuhkan produk atau jasa yang berkualitas saja, namun juga membutuhkan adanya sistem pelayanan yang mendukung. Sehingga para pelanggan akan merasa senang dengan produk atau jasa yang dibutuhkan, serta nyaman dengan pelayanan yang diberikan.

Adanya kepuasan pelanggan ternyata juga dapat mempengaruhi omset penjualan yang dihasilkan. Jika pelanggan merasa puas akan suatu produk maka permintaan akan meningkat dan omset penjualan pun ikut naik, sebaliknya jika pelanggan tidak merasa puas maka permintaan akan menurun begitu juga dengan omset penjualannya.  Hal penting lainnya yang harus diperhatikan yaitu, pelanggan yang kurang puas dengan suatu produk tidak akan membeli ataupun menggunakan lagi produk yang kita  tawarkan. Selain itu pelanggan yang kurang puas juga dapat menceritakan kepada konsumen lain tentang keburukan produk yang mereka dapatkan, sehingga dapat menimbulkan citra buruk di kalangan para konsumen. Untuk itu, berikut kami berikan beberapa strategi meningkatkan kepuasan pelanggan, agar dapat terhindar dari kemungkinan buruk seperti diatas :
  1. Berikan produk yang berkualitas, serta bebas dari kerusakan ataupun kecacatan saat sampai di tangan pelanggan. Sebaiknya cek terlebih dahulu kualitas produk atau jasa yang akan diberikan kepada pelanggan
  2. Berikan kualitas pelayanan yang ramah, ketepatan waktu penyampaian, serta menggunakan sistem yang mudah dipahami para pelanggan. Sehingga para pelanggan tidak merasa kesulitan dengan pelayanan yang diberikan, baik pelayanan langsung maupun pelayanan online
  3. Fokus pada kepentingan atau pencapaian kepuasan pelanggan, sehingga produk serta pelayanan yang diberikan dapat memenuhi harapan pelanggan
  4. Memperhatikan harga produk maupun biaya pelayanan yang sesuai dengan kondisi pasar saat ini, serta sesuaikan dengan nilai produk atau jasa yang ditawarkkan. Karena pelanggan akan membandingkan antara biaya yang dikeluarkan dengan manfaat yang diperoleh dari suatu produk
  5. Berikan jaminan keamanan dari produk maupun pelayanan yang diberikan, sehingga para pelanggan percaya dengan produk ataupun jasa yang ditawakan dan akan terus menjadi pelanggan setia perusahaan kita.   Nova Zaline MPNR 2009 (1445096081)

REPORT 6 (MEMAHAMI BAURAN)

MARKETING MIX

Dalam bauran atau marketing mix, ada empat hal yang akan dibahas, yaitu: product (produk), price (harga), place (penempatan), dan promotion (promosi).
1.    Product (produk)
Produk adalah segala sesuatu yang ditawarkan untuk diperhatikan, dilihat (nonton film), diambil (pakaian), dikonsumsi/dinikmati (makanan dan minuman)  yang mungkin memuaskan dari sebuah keinginan/kebutuhan. Ada dua jenis produk: consumer produk dan industrial produk.
1)     Consumer produk
Adalah barang/produk yang dibeli untuk dinikmati sendiri. Consumer produk terbagi lagi ke dalam empat macam:
a.    Convenience product: produk yang dibeli berkali-kali karena semua orang perlu. Contoh: makanan, sabun, shampoo
b.   Shopping product: dalam membeli produk pilih-pilih dahulu, mencari yang lebih baik (lebih selektif).
c.   Specially product: produk yang bersifat special, atau khusus moment tertentu, seperti produk valentine, natal, lebaran.
d.   Unsought product: membeli produk karena ikut-ikutan orang lain, atau terpengaruh diskon besar sehingga semua asal dibeli tetapi tidak tahu penting atau tidak.
2)    Industrial product
Produk yang dibeli bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi dijual lagi untuk kepentingan bisnis (menghasilkan uang).

 Dalam membeli barang/produk, setiap orang pasti memiliki alasan. Apa saja alasan orang dalam membeli produk?? Ada lima kriteria orang dalam membeli produk, yaitu: product atribut, brand, packaging, label, dan product support service.
Ø  Product atribut
Contohnya: sebuah handphone dengan atribut kamera, mp3, dan games.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam product atribut:
1.    Kualitas: kualitas yang bagus dapat dilihat segi fungsi, daya tahan, kehandalan, precision, easy of operation, repair, other value atribut.
2.    Product features: fitur yang ditawarkan oleh sebuah produk. Contoh: kini sebuah handphone dapat terdiri dari empat simcard.
3.    Product design: bagaimana design produk yang ditampilkan, seperti apakah design yang sporty, feminism, atau elegan.
Ø  Brand
1.    Nama: nama itu penting karena mewakili produk tersebut.
2.    Term: istilah yang mendukung produk tersebut, seperti connecting people (term nokia).
3.    Sign: contoh apartemen berbau Bali di daerah Kemang diwakili sign gapuranya seperti gapura Bali.
4.    Simbol: contoh kalau ada gambar monas di bet seragam sekolah, pasti itu salah satu sekolah di Jakarta.
5.    Design
Dalam brand ada tiga istilah yang sering digunakan:
·         Brand equity: kalau membeli produk, member effect tidak ke kita.
·         Brand sponsor: induk yang menaungi, misalnya makanan anak dari produk garudafood dari unilever, kaum ibu sudah tidak ragu lagi.
·         Co-branding: koperatif branding, ada kerja sama, seperti penggunaan merk bersama Aqua dengan Danone.
Ø  Packaging
Packaging adalah kemasan atau bagian luar (bungkusan) produk.
1.    Container: bungkusnya produk
2.    Wrapper: produk sudah ada bungkusnya, tetapi masih ada kemasan luar lagi.
Ø  Label
Label atau labeling, contoh: kalau mengenai psikolog anak, pikiran public adalah Kak Seto. Ini berarti sudah ada label Kak Seto di mata masyarakat.
Ø  Product support service
Contoh: membeli handphone ada tempat servicenya ngga, ada sparepartnya ngga, casing, softcase, dll.

Nova zaline MPNR 2009 (1445096081)

REPORT 11 (PROMOSI)

‘’MARKETING PROMOTION AND COMMUNICATION’’
 Jumat, 13 Mei 2011 di ruang 306, kami mengadakan kuliah dengan Pak Amril tidak seperti biasa nya, karena hari ini kami kuliah pagi. karena masih pagi, wajah kami pun masih fresh untuk menerima materi, lain halnya jika sudah siang hari, lesu semua wajah-wajahnya. ehheheee.. ke materi yukk !!
Konsumen perlu mengetahui informasi-informasi penting mengenai sebuah produk, oleh karena itu pihak produsen perlu melakukan marketing promotion and communication.  Ada 4 macam cara produsen dalam mempromosikan dan mengkomunikasikan produk mereka kepada konsumen, yaitu:
1.      Advertising, informasi yang disampaikan kepada konsumen dengan pemilik produk tidak secara langsung bertemu, tetapi informasinya dapat tersampaikan. Contohnya iklan pada indoor, outdoor, media cetak, audio, visual audiovisual, spanduk, brosur, iklan tv, koran.
2.      Personal selling, merupakan  promosi dan penjualan produk yang dilakukan oleh sales secara langsung kepada masyarakat atau konsumennya.
3.      Sales promotion, merupakan penjualan yang dilakukan oleh perusahaan kepada konsumen dengan memberikan bonus atau potongan harga dalam jangka waktu tertentu.
4.   Public relation, merupakan proses membangun hubungan baik antara perusahaan dengan masyarakat atau konsumen untuk membangun citra positif perusahaan di mata masyarakat. Public relation juga digunakan untuk mengatasi masalah negative yang mungkin muncul dari masyarakat. Demikian report perkuliahan hari ini menegenai promosi.

n  Nova Zaline MPNR 2009 (1445096081)